Labbaik Allahuma Labaik - Kupenuhi panggilan-Mu ya Rabb

Labbaik Allahuma Labaik - Kupenuhi panggilan-Mu ya Rabb

Air mata saya jatuh tiada henti.

Segala kalimat takbir, tasbih, tahmid dan tahlil berkumandang keluar dari bibir saya yang bergetar. Kembali ke tanah suci, kali ini menjadi tamu-Nya sebagai salah satu jemaah haji, adalah salah satu nikmat paling luar biasa yang saya terima dari-Nya. Dan momen ini, di tahun 2026, 1447H yang penuh berkah, menjadi salah satu tahun paling istimewa dalam hidup saya. 

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ

Sungguh.. "Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Welcome back to indahnuria.com and apologies for being absent for quite sometimes. The first semester of 2026 proves to be a busy time for me and my family. Packed with meetings, activities and miracles!

Kenapa penuh keajaiban dan mukjizat? Karena Allah SWT membuka begitu banyak pintu rahmat, rezeki dan kuasa-Nya untukku dan keluargaku. Salah satu berkah itu adalah rezeki menjalankan ibadah haji untukku atas undangan Raja Salman Al Saud. 

Melihat Ka’bah yang berbalut kain ihram, putih bersih, membuat saya tidak dapat menahan haru di dada. Di tengah air mata yang mengalir deras tanpa henti, saya hanya bisa membisikkan nama-Nya. Bahkan sejuta doa yang telah disiapkan seolah beku karena saya seperti sedang merasakan keagungan-Nya langsung. just feel the strong connection, His presence overwhelming my mere being.


Tergugu, tunduk dan hanya berserah pada-Nya.


Sungguh… Allah SWT Maha Baik, Maha Segala dengan seluruh rencana indah untuk umat-Nya. Termasuk diriku.


Saya ingat betul. Syawal 1446 H.

Bulan April yang indah, sejuk dan menenangkan. Istimewa karena saya dan suami, untuk pertama kalinya menjejakkan kaki di rumah-Nya. I was swept away by strong emotions and feelings, betapa dekat kita merasakan langsung keagungan-Nya. Betul - betul Perjalanan religious yang membuka mata, hati dan jiwa. Dalam Perjalanan selama 2 minggu ini, saya dan suami tiada henti memohon pada-Nya agar bisa diberi kesempatan untuk bisa menunaikan ibadah haji, kembali ke rumah -Nya segera dan bisa membawa keluarga lainnya, selain tentu saja doa - doa lainnya.


Cerita lengkap tentang Perjalanan umroh perdana ini telah saya share juga di sini.


Alhamdulillah, banyak sekali doa - doa baik yang dikabulkan-Nya. Bahkan kontan dalam waktu singkat. Salah satu doa yang saya dan suami panjatkan tentu saja adalah dapat kembali, segera dan bersama keluarga besar, menjadi tamu Allah SWT di Baitullah. Siapa sangka, doa ini pun dikabulkan oleh-Nya, dalam waktu yang relatif tidak lama dan lewat jalan yang tak terduga.


Singkat cerita, kembali dari umroh mandiri, saya kembali dalam rutinitas sehari - hari yang penuh dengan pekerjaan dan tanggung jawab kantor. Saya memutuskan untuk berhijab dan mencoba terus memperbaiki diri, menjadi hamba-Nya yang lebih baik.


Salah satu portfolio yang menjadi tugas saya di kantor adalah isu Palestina, baik dari sisi politik, berbagai pelanggaran HAM berat yang terjadi di sana, serta penyampaian berbagai bantuan kemanusiaan untuk saudara - saudara kita di Palestina. Bukan tugas yang mudah, karena sungguh melibatkan emosi dan rasa kemanusiaan yang kerap tergerus . Namun justru itu yang menjadi semangat untuk terus berusaha di berbagai platform dan mekanisme internasional untuk membantu perjuangan saudara - saudara kita di Palestina dan berbagai negara sekitar yang menampung para pengungsinya.  Pekerjaan ini membuat saya banyak bersinggungan dengan Pak Anis Matta, salah satu Wakil Menteri Luar Negeri RI, beserta tim, dan juga negara - negara Timur Tengah. 


In one of the series of meetings, saya sempat pamit izin umroh ke beliau sehingga akan absen selama 2 minggu. Dari percakapan ringan kami, beliau menanyakan apakah saya sudah menunaikan ibadah haji. Saya bilang belum, lalu beliau tanya apakah mau naik haji, dengan nada bercanda. Saya langsung menjawab mau banget dan infokan bahwa bersama suami juga sedang pertimbangkan kapan waktu terbaik untuk naik haji. Beliau menjawab, kalau begitu banyak berdoa ya, siapa tahu rezeki bisa segera naik haji. Just as simple as that, saya aminkan arahan beliau untuk banyak berdoa bisa kembali ke Baitullah dan tunaikan ibadah haji.


Waktu berjalan dan di awal tahun Januari 2026, saya sempat diminta CV dan mengisi semacam form singkat yang juga menanyakan mengenai beberapa hal terkait pekerjaan saya. Saya penuhi semua dan dengan basmallah saya juga serahkan kopi paspor reguler saya. Long story short, waktu terus berjalan, penuh dengan tugas dan pekerjaan serta beberapa perjalanan kedinasan yang harus saya lakukan. 


Saat bertemu Pak Wamen Anis di salah satu acara kantor, beliau sampaikan agar saya bersiap - siap, in sya Allah akan menjadi tamu Allah SWT di bulan haji 1447H ini, tapi masih menunggu beberapa persiapan final. Saat itu sudah bulan April, beberapa minggu sebelum Idul Adha. Saat mendengar itu rasanya saya tidak percaya, tapi sangat bersyukur karena diberi kabar bahagia ini. Naik haji, menjadi undangan Raja Saudi Arabia, tanpa mengeluarkan biaya apapun. Allahu Akbar, sungguh tak terbatas rahmat dan kuasa-Mu!


complete, free Hajj kits courtesy dari Raja Saudi Arabia

Ketika saya sedang berada di New York untuk pertemuan International Migration Review Forum 2026, saya dihubungi oleh sekretaris Pak Wamen Anis, mba Irma, yang sampaikan bahwa proses hampir rampung dan ada beberapa permintaan yang harus segera dipenuhi, termasuk menyerahkan paspor asli ke kedutaan Saudi Arabia di Jakarta dan melakukan biometric untuk visa melalui aplikasi. Terbayang kan waktu itu, dengan beda waktu 12 jam karena sedang berada di Amerika Serikat, sedang di tengah persidangan, dan paspor hijauku ada di rumah. Alhamdulillah, semuanya berkat kuasa dan berkah-Nya, satu per satu semua kebutuhan itu bisa dipenuhi dan selesai pada waktunya. Tidak sampai satu hari, visa haji saya terbit dan berbagai pengaturan untuk keberangkatan pun diinfokan. Masya Allah, saya sampai tergugu melihat mukjizat-Nya yang terasa begitu nyata, begitu mudah diberikan kepada hamba-Nya. Saya dibantu penuh oleh suami tercinta, yang walaupun sama keinginannya untuk berhaji, namun kali ini belum mendapat izin-Nya untuk berhaji bersamaan dengan saya.

Tidak lama setelah kembali dari New York, saya pun bersiap - siap untuk this trip of a lifetime!

To be continued...


alhamdulillaaah.. hanya pada-Mu ya Rabb


Umroh Perdana dan Mandiri - Never Ending Journey to Reach His Blessings - part 6 Makkah

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Welcome back to indahnuria.com and here we go again continuing our journey in Madinah and Makkah. It has been an amazing journey and I intend to share this experience 




Melanjutkan perjalanan umroh kami, tanggal 18-23 Mei 2025 lalu, kami stay di Mekkah dan in sya Allah berniat untuk fokus ibadah, menikmati mataf yang memang dekat dari tempat kami menginap.

Tiba di Makkah, hati betul - betul terasa nyeees... Susah menggambarkannya. Antara campuran haru, bahagia, sedih, takut pada-Nya dan bersyukur tiada henti. Air mata itu menetes tanpa disadari, bahagia and totally grateful atas nikmat-Nya. Sejak menjejakkan kaki pertama di kota ini, melihat Masjidil Haran dan pelatarannya, hati ini sudah campur aduk.



Jangan ditanya saat mata melihat Ka'baah untuk pertama kalinya. Takbir, doa Bahkan sampai sekarang, saat saya menuliskan pengalaman ini, mata saya terus basah

Setelah perjalanan darat dari Madinah ke Mekkah dengan menyewa mobil dan menyetir sendiri (baca part sebelumnya, on the way to Makkah) , akhirnya kami tiba di Mekkah menjelang sholat maghrib.

Alhamdulillaaah kami sempat umroh 3 kali dan tawaf Sunnah 3 kali. Kami mengambil miqat di Tan'im dengan menggunakan taksi dari bawah Clock Tower (dekat supermarket Danube). 

The multazam 

Dengan taksi hijau maupun taksi 'tembak' semua minta SAR 50 untuk pp dan ditunggu saat kita selesai sholat, niat dan berihram. Beberapa meminta kita agak bergegas dan mereka mengantarkan kami kembali di tempat yang sama.  Rata- rata supirnya ingin kita cepat selesai dan segera kembali ke Masjidil Haram supaya mereka bisa mengambil penumpang yang lain sepertinya. Ada yang ramah, ada yang tidak mengerti bahasa Inggris sama sekali. Jadi memang supirnya beragam. Saya pernah coba tawar SAR 40 PP tapi mereka ngga mau dan bersikukuh SAR 50. 

Hanya pada-Mu ya Rabb

Kami memutuskan untuk menikmati Mekkah dan sekitarnya saja dulu dan tidak ambil tur ke Thaif. Rencananya akan kita lakukan saat kembali ke sini bersama anak - anak in sya Allah di umroh berikutnya. Doakan yaaaa.


Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Umroh Perdana dan Mandiri - Never Ending Journey to Reach His Blessings - part 7 Jeddah

Jeddah at the Corniche

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Welcome back to indahnuria.com and here we go again continuing our journey in Madinah and Makkah.


Izin ya melanjutkan cerita perjalanan umroh kami, tanggal 18-23 Mei 2025 yang telah lalu namun rasanya akan selalu kami kenang. As I have shared before, kami stay di Mekkah dan alhamdulillah, niat kami berdua untuk fokus ibadah, menikmati mataf yang memang dekat dari tempat kami menginap, dikabulkan dan dimampukan oleh-Nya.

berat rasanya meninggalkan Ka'bah 



Setelah 6 hari berada di Mekkah, akhirnya kami pun harus bersiap-siap kembali ke Jakarta. Berat rasanya hati untuk meninggalkan rumah-Nya, namun kami sadar bahwa kita harus kembali ke tanah air, kembali ke keluarga tercinta dan berbagai tanggung jawab yang kita miliki dan tentu saja seraya menyelipkan doa agar bisa segera kembali menjadi tamu-Nya.

Tanggal 23 Mei 2025,  kami pun check out dari Hotel Al Safwah Tower 1 usai sholat dzuhur, jadi sekitar jam 2 siang. Alhamdulillah kita bisa mendapat kesempatan untuk late check out. 


aneka barang yang bisa dibeli di Pasar Kakiyah

Kami dijemput teman - teman dari KJRI Jeddah dan on the way ke Jeddah, kami sempat mampir ke Pasar Kakiyah, yang digadang sebagai 'Tanah Abang' a la Mekah. Kami mampir ke tempat yang agak baru, bukan Pasar lamanya jadi memang seperti mall begitu. Berbagai barang oleh - oleh memang banyak yangg dijual grosiran, seperti siwak, aneka tasbih, gantungan kunci, magnet kulkas, bonek, lisptik, bahkan parfum, khususnya yang kecil - kecil. Jadi harganya memang lebih murah dari eceran di toko - toko suvenir di Mekah dan Madinah. Di sini juga ada Restoran Nusantara yang menjual makanan khas Indonesia. 

Saya dan suami tidak terlalu lama di Pasar Kakiyah, karena memang kami sudah cukup banyak belanja di Mekah dan Madinah sebelumnya. Namun demikian, kami sempat membeli sajadah yang bisa ditambahkan nama untuk tambahan saudara - saudara di tanah air, plus satu bax besar siwak, 2 boxes perfume oil dengan wangi musk, parfum tambahan 2 lusin tasbih, pouches kecil dan juga boneka onta untuk Nadine. Ternyata jadinya banyak juga yaaa hahaha. Dengan jumlah saudara dan teman yang cukup banyak di tanah air, saya dan suami jadi menambah belanjaan saat di pasar Kakiyah


you can also get this in Kakiyah Market

Well, di tanggal 23 - 24 Mei  2025, kami pun sepakat untuk eksplorasi Jeddah, melihat lebih banyak kota Jeddah yang penuh dengan berbagai peninggalan sejarah namun juga menjadi hub dari kehadiran berbagai warga negara asing, serta perwakilan negara yang memiliki kantor konsulat jenderalnya di sini. Kami menikmati jalan - jalan ditemani mba Vivi, istri rekan Joneri, diplomat handal teman kami yang sedang bertugas di KJRI Jeddah. 

foto sejenak di KJRI Jeddah


Alhamdulillah kami menyusuri promenade, atau Corniche, yang memnag cantik, bersih, dan well developed. Walaupun saat itu kami keluar di pagi hari dan matahari sudah lumayan terik, tapi kami menikmati suasana di Corniche. 


Saya yang mencintai laut menikmati sekali pemandangan di sepanjang pantai yang airnya jernih dan banyak ikan - ikan yang berenang di dalamnya. Saya juga bisa melihat dasar laut dengan jelas.


air lautnya jernih dan bersih ya!

jadi walaupun panas, kami tidak henti - hentinya berjalan dan berfoto di sana - sini, menikmati Corniche di kota Jeddah.


Selain itu, kami juga mengunjungi Al Balad, kota tua yang ada di Jeddah, sekaligus tempat belanja (lagi). Di sini kami menambah persediaan coklat, kurma, oleh - oleh kecil serta parfum! Untung koper masih muat dan alhamdulillah kami bisa membawa 3 x 30 kg barang! 


Siang hari setelah menikmati Corniche dan juga Al Balad, kami pun mampir ke restoran Indonesia yang ternayata memang banyak terdapat di sana. Kami mampir ke Restoran Garuda yang memang makanannya otentik karena pemilik dan chef-nya orang Indonesia. Menunya lumayan banyak dan semuanya enak. Kami memesah ikan goreng dan ayam goreng lengkap dengan nasi, sambal dan lalap. Plus tempe goreng dan bakwan. Sooo yummy, alhamdulillah. Sungguh penutup kunjungan ke Jeddah yang unforgettable.


Alhamdulillaaah perjalanan pulang ke Jakarta juga berjalan lancar. Kami sempat menikmati lounge Turkish airlines di terminal internasional Jeddah, juga di Istanbul. Dan kita landing di Jakarta disambut Obi, putri kami tercinta, dan mamaku. Masya Allah, bahagia pulang ke rumah dan betul - betul menjadi perjalanan yang mencerahkan jiwa kami. Semoga rezeki dan rahmat-Nya membawa kami kembali ke tanah suci segera ya. Aamin allahumma aamiin..

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Lebaran Telah Tiba - Warna - Warni Idul Fitri 1447H

Eid Mubarak, everyone!


Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Penghujung Ramadan telah tiba dan tibalah hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri! 

Alhamdulillah, setelah menempa diri, jiwa dan raga, dengan berbagai ibadah dan kebaikan untuk mendekatkan diri pada-Nya. akhirnya hari yang ditunggu pun tiba.

Lebaran selalu identik dengan waktu berkumpul bersama keluarga tercinta. Tahun 2026 ini kami The Frakarsas memutuskan untuk merayakan Idul Fitri di Lampung. Alhamdulillah ada flexible working arrangement yang diberikan kantor dan kita pun menikmati 5 hari terakhir puasa di Lampung sampai Lebaran hari kedua sebelum kembali ke Jakarta. 

Selama di Lampung, senang sekali rasanya kami bisa kumpul dengan keluarga dan teman - teman masa kecil. Bahagia banget bisa sempat juga mini reuni dengan teman - teman dari kampus, teman SMP dan juga SMA. Saya dan suami baru sadar bahwa ternyata sudah lumayan lama kami tidak bertemu dengan teman - teman ini. It was fun indeed. 

berkumpul bersama teman - teman adik kelas saat SMP dan SMA

Seperti biasa, kami tinggal di rumah keluarga suami saya di daerah Kota Sepang, Bandar Lampung. Selama 5 hari terakhir di penghujung Ramadan, kami melakukan ibadah tarawih di masjid dekat rumah. Praktis sekali dan memudahkan kami semua. Sholat Idul Fitri pun kami lakukan di sana. Sudah lama memang kami tidak pulang ke rumah orang tua. Biasanya hanya mampir di kala jeda weekend karena ada urusan atau pekerjaan, sehingga tidak bisa berlama - lama di Lampung.




Usai sholat berjamaah di masjid dekat rumah untuk merayakan Idul Fitri, kami pun berziarah ke pemakaman keluarga, terutama Papa, Mama dan Bapak mertua, serta kakek nenek dan wak. 

collage photos makam beberapa keluarga kami tercinta

Semoga doa yang terkirim untuk mereka bisa melapangkan kubur mereka dan semoga kelak kami semua bisa berkumpul bersama di surga-Nya.







Kami kembali ke Jakarta di hari kedua Idul Fitri. It was indeed good to be back home dan di hari ketiga Lebaran saya dan suami menghadiri open house yang diadakan oleh Menlu RI di kantor. Again, we were so happy to meet many friends and colleagues from the office, including our bosses. And it was another refreshing session after Ramadhan.

Foto Keluarga 2026, missing abang Bo in Wellington, tapi ada anggota baru, Shiro the cat

Karena masih ada waktu cuti bersama di Jakarta, kami pun ceritanya open house di rumah dengan keluarga besar yang ada di Jakarta. Alhamdulillah saudara - saudara di Jakarta bisa datang dan berkumpul, silahturahmi sekaligus saweran untuk anak - anak yang hadir. Tidak lupa juga sesi foto yang tiada habisnya!



all the girls


more family photos



Ini selalu jadi momen seru yang ditunggu - tunggu, terutama untuk anak - anak yang memang paling heboh saat berbagi saweran ini. Seru melihat wajah - wajah bahagia mereka, sambil tentu saja menikmati makanan - makanan lezat khas Lebaran dan cemilan lainnya.





Kali ini, menu yang aku suguhkan antara lain rendang dan gulai ayam (tapi tanpa ketupat ya, maafkan), bihun goreng, bakso dan pempek (khusus aku bawa dari Lampung lho), bebek goreng lengkap dengan lalapan dan sambalnya. Selain itu, ada lapis legit, kue kering khas lebaran seperti Kaastengel, nastar, putri salju, sus kering keju, kacang goreng, dan aneka kue basah. Saudara - saudaraku bawa Soto Sulung, lapis coklat, dim sum dan masih banyak lagi. Pokoknya untuk urusan makanan, banyak tersedia alhamdulillah!


Well, that's a little story The Frakarsas and the big families have. Semoga kita selalu sehat dan bisa kembali menikmati Ramadhan di tahun mendatang, serta berkumpul dengan keluarga tercinta kita.

See you on the next post and cheers..

Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Ramadan Kareem - Happy Ramadhan 1447H

Ramadan Kareem - Happy Ramadhan 1447H

Alhamdulillaaah, alhamdulillah, alhamdulillah ..

And… Ramadan is here! Ramadan is back!

Sungguh beruntung kita bisa kembali menikmati bulan penuh segala berkah, ampunan, ridho dan berkah-Nya. Sunggu beruntung kita, umat-Nya yang semoga selalu diberkahi, mendapat kesempatan untuk meraih segala kebaikan di bulan yang penuh rahmat ini.

Ramadan yang selalu penuh cerita dan menghangatkan hati, mengetuk rasa dan mengingatkan jiwa akan nikmat, kebesaran, ampunan dan rezeki-Nya yang tak bertepi 🙏

Buat saya dan keluarga, Ramadan adalah momen istimewa yang tiada dua. Semoga kita bisa khusyu menikmati limpahan kasih-Nya di bulan suci ini. Banyak niat dan rencana baik yang semoga bisa terlaksana.

Menlu Sugiono bicara di the 61st  session of the UN Human Rights Council 

Ramadan tahun 2026 ini kami mulai di tengah serangkaian tugas dan pekerjaan yang sedang lucu- lucunya. Indonesia tengah menjadi Presiden Dewan HAM PBB unutk sepanjang tahun 2026, sehingga unit yang saya pimpin di Jakarta tentu saja banyak berkoordinasi dan bekerja bersama PTRI Jenewa, perwakilan kita di PBB di Swiss. It also means we have more meetings, more recommendation anda policy papers to prepare and more coordination with other Member States, stakeholders and public. Tidak mudah dan penuh tantangan, namun kami terima dengan penuh semangat dan ikhtiar agar dapat dijalankan dengan sebaik - baiknya.


Sesi pembukaan the 61st  session of the UN Human Rights Council yang juga dihadiri Sekjen PBB

Saya sendiri baru landing dari Geneva, Switzerland tanggal 3 Maret 2026 lalu. Alhamdulillah selama perjalanan, puasa Ramadan saya tetap terjaga, walaupun tentu saja sebagai musafir kita mendapat kemudahan untuk menggantikan puasa di lain waktu. Tapi saya pribadi merasa merugi jika kehilangan momen Ramadan ini. 


Di akhir February hingga awal Maret, saya menghadiri sidang sesi ke-61 Dewan HAM PBB bersama Pak Menlu dan rombongan. Alhamdulillah, selesai menjalankan tugas, saya mendapat kesempatan untuk transit di Jeddah, menujuh Mekah dan Madinah untuk melaksanakan ibadah umtoh umroh. Saya memang memiliki Visa on Arrival yang berlaku sejal Desember 2025, di mana saya bisa mengunjungi Saudi Arabia berkali - kali selama satu tahun hingga Desember 2026. Nanti saya cerita ya bagaimana mendapatkan VoA KSA untuk 1 tahun ini, yang bisa juga kita pakai untuk umroh.

Alhamdulillah... mendapat keempatan umroh di bulan suci Ramadan kali ini

Suasana Mekah di bulan suci Ramadan 1447H

Alhamdulillah ya Allah, ini perdana kalinya saya merasakan Ramadan di tanah suci. Sungguh istimewa dan membuat saya betul - betul craving untuk kembali lagi di Ramadan mendatang. Again, nanti saya cerita terpisah ya mengenai umroh singkat saya saat Ramadan 1447H lalu. Apalagi saat saya umroh, koflik antara Amerika Serikat, Israel dan Iran baru saja dimulai, ditandai dengan serangan AS ke Iran. Sungguh cobaan yang tiada henti.  

Tapi alhamdulillah, semuanya tidak mengurangi nikmatnya beribadah di bulan Ramadan di tanah Haram. Apalagi saya sempat mengunjungi Mekah dan Madinah, sebelum kembali ke tanah air. Saya stay satu hari penuh di Mekah, dari Subuh hingga Maghrib, lalu kembali ke Jeddah untuk bersiap terbang ke Madinah dini hari. 

menunggu waktu berbuka puasa di pelataran masjidil Haram, dengan paket berbuka gratis yang dibagikan

Kembali ke tanah air, kami semua menikmati  indahna Ramadan bersama, termasuk berbuka puasa, taraweh, serta ibadah lainnya bersama dengan keluarga di rumah. Undoubtedly, Ramadan selalu menjadi waktu spesial untuk kami dan keluarga.

Saya pernah share, kalau Ramadan akan selalu membawa kita pada titik di mana semua sujud, doa, dan permohonan ampun menjadi istimewa dan khusuk, meskipun kita tidak tau apak ini semua cukup untuk menghapus segala dosa kita. Betapa diri ini penuh dosa dan alpa, Ya Allah. Namun aku yakin, Rabb-ku adalah Sang Maha Segala, yang penuh ampunan dan limpahan rahmat kepada hamba-Nya yang terpilih. Semoga kita menjadi salah satu dari golongan yang beruntung itu.

Maafkan jika jiwa kami masih lemah dan sangat jauh dari sempurna ya Rabb. Semoga bulan baik-Mu ini dapat mengembalikan kami pada fitrah-Mu, menjadikan kami hamba-Mu yang bersyukur, taat, tunduk pada-Mu.

Semoga Allah SWT berkenan mempertemukan kami kembali dengan #ramadan mendatang ya Rabb dan semoga kami bisa terus menjadi hamba-Mu yang lebih baik lagi 🙏🙏

Bismillahirrahmanirrahiim 🙏

Have a solemn Ramadan, everyone..

Gubuk Makan Mang Engking Lembang

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Welcome back and let's share more culinary experience that The Frakarsas, - my family and I -, continue to enjoy during our travel and journey.

And one of them is Gubuk Makan Mang Engking Lembang

We came here after exploring De Ranch as well as Orchid Forest Cikole, an area near Bandung, West Java. Gubuk Makan Mang Engking is a lovely restaurant using the concept of ‘saung’ or traditional hut built on top of fish pond.


The space is spacious and food is delicious! 

We have been a big fan of Sundanese food because they are tasty, very filling, and easily found when you are traveling around Indonesia. Gubuk Makan Mang Engking is the perfect one to enjoy those food. Here, we ordered gurame bakar or grilled fish, sayur asem (sweet and sour vegetable soup with distinct tamarind flavor), karedok leunca (fresh vegetables salad with peanut sauce), fried tempe,- Indonesian famous soy bean cake, and tofu, as well as fried calamari and hot tea. It was indeed delicious and I can say that all of them are our favorites!


all of our favorite food indeed


The service is fast and friendly. We spent Ro 320.000,- or around $25 for all the food above for 4 of us. We really enjoyed our time there, exploring Indonesian traditional food while enjoying quality time with the family and for sure, relaxing environment. 

One more thing, parking area is big and toilets are clean, so you don't have to be worry!


Highly recommended indeed for you who like to enjoy wonderful food, fresh air and family - friendly atmosphere.

Bon appetite and Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Menikmati Ciwidey dan Mencoba Kasturi Cottage and Glamping

welcome to Kasturi Cottage and Glamping


Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
How's the start of 2026? Hope all is well ya teman - teman. Di liburan awal tahun ini, seperti biasa kami The Frakarsas mencoba untuk menghabiskan waktu bersama. Ceritanya liburan bareng, mumpung Abang Bo lagi pulang ke Indonesia. Well, it becomes quite a tradition for us to spend some times together, whenever it's possible. Karena cuaca yang kurang bersahabat awal tahun 2026 dan juga waktu cuti kami yang tidak banyak, akhirnya kita memutuskan untuk pergi ke tempat yang tidak terlalu jauh dari Jakarta. Kami mencoba rute Jakarta - Palabuhan Ratu - Ciwidey - Jakarta. Lumayan untuk 4 hari di jalan dengan cuaca yang masih kurang menentu. Padahal biasanya di awal tahun, kami memiliki kebiasaan untuk liburan bersama dengan anak-anak, terutama karena di awal tahun Abang Bo biasanya masih ada di Indonesia sebelum kembali pulang ke Wellington, Selandia Baru. Bismillahirrahmanirrahim, kami pun berangkat di hari Rabu siang menjelang sore. Cuaca sudah mendung - mendung hujan dan kelabu memang. Kami sudah bersiap dengan kondisi ini karena memang waktu yang terbatas membuat kami tidak punya banyak pilihan untuk menunda waktu liburan ini.

Dengan cuaca hujan, kami menempuh perjalanan kurang lebih 6 jam dari Jakarta ke daerah Pelabuhan Ratu. Nanti kita share cerita yang bagian itu, karena saya mau fast forward ke tempat menginap kita di Ciwidey. Boleeeh yaaa...

Welcome to Kasturi Cottage Ciwidey

Kasturi Cottage Ciwidey adalah salah satu resort yang kami coba di area Ciwidey. Ini kali pertama saya datang ke Ciwidey bersama The Frakarsas. Biasanya suami yang bolak - balik ke daerah sini karena sering trip dengan group MTB atau down hill-nya.

Penginapan ini menerapkan prinsip syariah dan menawarkan berbagai tipe penginapan. Saya mendapat 1 kamar tidur cottage yang bisa menampung 4 orang, tipe Rose 2. Ada beberapa tipe kamar lainnya yang juga bisa menampung lebih banyak orang.

Kamar yang kami dapatkan seharga Rp 1.500.000 per malam. Lumayan juga untuk ukuran glamping dan sebenarnya fasilitas kamarnya juga biasa saja. Mungkin karena sedang libur panjang ya sehingga high demand dan banyak yang mencari kamar di tanggal serupa.

the reception area..

Kamarnya sendiri terdiri dari satu ruangan dengan 2 tempat tidur ukuran queen yang bisa menampung 2 orang per tempat tidur. Kasurnya busa dan buat yang memiliki masalah dengan punggung, kasur ini tidak nyaman, karena tidak ada penyangganya. At least that's what my hubby and I felt. Bantal, linen dan selimut tersedia, cukup bersih dan sepertinya masih terbilang baru. Selain kamar dan tempat tidur, kamu juga menikmati TV ukuran 32 inch sepertinya dengan saluran TV lokal yang tidak banyak. Selain itu, terdapat juga rak TV dan rak kecil di antara tempat tidur, serta dispenser dengan fungsi air panas dan air dingin. Saat kami datang dispenser belum ada galon airnya.
Ada kamar mandi ukuran sedang dengan WC duduk dan pemanas air. Air ditampung dengan bak plastik yg ukurannya disesuaikan dengan ruangan. Air dari keran agak berwarna kecoklatan, jadi seperti kurang bersih. Waktu buka air hangat, terasa sekali bau besi atau metal, jadi kurang nyaman dan tidak sehat untuk dipakai sikat gigi, cuci muka atau bahkan mandi. Saya sempat membuka keran cukup lama untuk mencoba menghilangkan bau besi ini tapi tidak begitu terbantu walaupun memang agak berkurang baunya. Tidak ada kopi, teh, atau gula gratis di kamar. Handuk juga belum tersedia saat kami datang. Saat saya minta untuk 4 orang sesuai kapasitas kamar, kami hanya mendapat 2 handuk. Untuk sarapan, kami hanya dapat 2 juga, bukan 4 paket. Sarapan diantar ke kamar masing - masing. Saya sempat WA ke admin agar bisa mendapat sarapan agak awal karena kami harus berangkat lebih pagi juga.

breakfast for 2 - Nasi kuning dengan lauk telur, bihun dan tempe manis
Di sini ada kolam renang. Kami memutuskan untuk tidak berenang karena airnya terlihat kurang bersih. Saya tidak bisa melihat dasar kolam renangnya. Padahal kolam renangnya besar, bagus dan ada perosotan untuk anak - anak. Ada tempat ganti dan toilet juga. Tidak ada informasi berapa meter dalamnya kolam. Semoga next time bisa ditambahkan oleh pihak manajemen untuk alasan keamanan. Saya tidak melihat counter untuk meminta handuk berenang. Mungkin ada tapi saya tidak melihat. Ada beberapa kegiatan yang bisa dilakukan seperti memanah, berkuda, ATR dan sepeda air. Semuanya dengan biaya tambahan lagi ya dan ada beberapa pilihan. Untuk berkuda misalnya, yang sifatnya fun ride atau hanya 3 putaran biayanya hanya Rp50.000,- Saya juga lihat ada taman kelinci, di mana anak - anak bisa bermain langsung dengan kelincinya. Saya tidak tau apakah harus bayar extra untuk itu atau tidak. Ada juga petik sendiri strawberries. Tapi saat kami melihat pot - pot strawberries-nya, isinya hampir kosong, kecil - kecil dan agak pucat atau mungkin baru dipanen sehingga tidak banyak. Di sekitar area ini, tersedia lahan parkir yang cukup banyak.
Beberapa tempat aksesibel tapi beberapa kamar ada steps atau tangga yang harus dilalui sehingga tidak nyaman untuk pengguna kursi roda. Semoga next time ada ramps yang membantu pengguna kursi roda untuk mengakses tempat ini. Well, that's a little story I have for Kasturi Cottage and Glamping in Ciwidey. Hope to see you around on the next adventures. Wassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh

HAPPY 2026, EVERYONE

Assalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.

Happy 2026, everyone!


Wishing you all the very best for the new dawn and the coming days.
May the Almighty God continues showering us with endless blessing, love, prosperity, happiness and protection. 
Aamiin allahumma aamiin...


2026 is here.  Are you ready? 

Bisa jadi setiap tahun kita menyambut tahun baru dengan segala kekhawatiran, what the new year will bring. Apalagi jika tahun sebelumnya banyak sekali tantangan, cobaan, ujian dan hal - hal yang kerap membuat kita berhenti sejenak dan mengambil jeda. 

Aku sendiri kerap menghadapi berbagai kelucuan dan drama dalam hidup, yang betul - betul membuatku menarik nafas panjang dan memohon kekuatan dari-Nya untuk menghadapi semua cobaan tadi.

Tapi aku selalu yakin dan percaya kalau Allah SWT, Sang Maha Pemilik Segala, selalu memberi skenario terbaik dalam hidup. Dengan berbagai cara, berliku jalan, dan aneka suasana yang bisa membolak - balik hati, hari - hari kita lalui dengan berbagai pembelajaran.

The new day is coming... mari kita sambut gembira..

Dan 2025 menjadi tahun yang penuh dengan cerita.  

Penuh berkah. 

Penuh kebaikan.

Penuh pelajaran hidup.

Penuh bukti nyata cinta dan kebesaran-Nya, untukku dan keluargaku.

Alhamdulillaah. 

Nanti aku kembali dengan detail cerita penuh warna 2025 yaa.

Selamat menyongsong hari baru, dengan semangat dan tekad baru, dan tentu saja penuh doa dan harapan yang terbaik. 

Wassalammualaikum warrahmarullahi wabarakatuh.